Pada penghujung acara, Habib Novel Al-Athos juga memberikan ijazah selawat yang diperolehnya dari sang guru, Ustaz Seggaf Baharun, pengasuh Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA).
Pemberian ijazah selawat tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan yang diharapkan dapat menambah semangat jamaah dalam memperbanyak selawat serta mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Pengasuh Halaqah Lentera Hati, Ustaz Muhammad Riski, menyampaikan harapannya agar majelis ilmu yang telah berjalan selama kurang lebih empat tahun tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Cirebon.
Melalui tema “Istiqomah Menjadi Lentera Hati”, ia mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga konsistensi dalam menghadiri majelis ilmu, tidak cepat merasa puas dengan pengetahuan yang telah diperoleh, serta memiliki tekad untuk mengamalkan setiap ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, ilmu yang dipelajari harus tercermin dalam perilaku, sikap, dan akhlak. Dengan demikian, setiap jamaah diharapkan mampu menjadi uswatun hasanah atau teladan yang baik bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.










