“Dalam momentum Muktamar NU di Jombang, dukungan alumni kepada Buya Said untuk menjadi Rais Aam menjadi salah satu aspirasi yang berkembang di kalangan Ikhwan KHAS Nusantara. Dukungan ini merupakan bentuk pilihan dan aspirasi alumni dalam membaca kebutuhan kepemimpinan pada momentum Muktamar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghilangkan semangat persaudaraan di antara sesama warga NU.
Menurut Akromi, setiap aspirasi kepemimpinan harus tetap mengedepankan kemaslahatan umat, keberlanjutan tradisi pesantren, serta persatuan organisasi.
“Bagi kami, dukungan terhadap Buya Said adalah bagian dari aspirasi alumni. Namun, aspirasi itu tetap kami tempatkan dalam semangat silaturahmi, penghormatan kepada masyayikh, dan ikhtiar agar kepemimpinan ke depan membawa kemaslahatan yang lebih luas,” tuturnya.
Ribuan Alumni Ikrarkan Dukungan
Usai ziarah, zikir dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama masyayikh dan zuriyah KHAS. Suasana tersebut menjadi kesempatan bagi alumni lintas generasi untuk kembali bertemu, berbagi pengalaman, serta memperkuat jejaring persaudaraan.










