Di penghujung acara, dipimpin alumni senior, Kiai Nur Mubin, ribuan peserta secara bersama-sama menyampaikan ikrar dukungan kepada Kiai Said Aqil Siroj sebagai Rais Aam pada Muktamar NU ke-35 di Jombang.
Akromi menilai pertemuan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar agenda perkumpulan alumni.
“Kegiatan ini mempertemukan tiga hal sekaligus. Yakni spiritualitas melalui ziarah dan doa, solidaritas melalui silaturahmi alumni, serta partisipasi sosial melalui artikulasi aspirasi dalam momentum Muktamar,” ujarnya.
Ia menegaskan, Ikhwan KHAS Nusantara tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya alumni, tetapi juga ruang untuk menjaga memori, identitas, dan nilai-nilai kepesantrenan.
“Dalam suasana menjelang Muktamar NU di Jombang, kami memilih menempatkan doa sebagai fondasi dan silaturahmi sebagai ruang konsolidasi. Dukungan kepada Buya Said menjadi bagian dari aspirasi alumni, sementara doa untuk kesehatan KH. Musthofa Aqil, Buya Said, dan seluruh zuriyah KHAS merupakan bentuk penghormatan yang melampaui kepentingan momentum organisasi,” pungkasnya.










