Kolaborasi Bulog dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global

banner 468x60

Upaya daerah ini dilakukan di tengah tekanan ekonomi makro yang berat. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mencatat kenaikan harga pangan global selama tiga bulan berturut-turut, dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu logistik Selat Hormuz, serta lonjakan harga energi dan Crude Palm Oil (CPO). Ditambah lagi, ancaman El Niño kuat periode Mei–Juli 2026 berpotensi menekan produksi pertanian di Asia.

Meski demikian, Indonesia menunjukkan ketahanan yang baik. Inflasi nasional berhasil dikendalikan pada level 2,42 persen (YoY), dengan kelompok makanan dan minuman yang relatif stabil berkat sinergi dan kolaborasi efektif antar TPID.

Hal ini berkat cadangan pangan domestik yang solid yang merupakan kekuatan utama Indonesia. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) secara nasional telah mencapai lebih dari 5 juta ton, angka tertinggi sepanjang sejarah, yang menjadi bukti keberhasilan kebijakan swasembada pangan terintegrasi.

Di tingkat regional, momentum panen raya Musim Tanam I (MT1) 2026 dimanfaatkan dengan optimal. Hingga pertengahan Mei 2026, Bulog Kantor Cabang Cirebon telah menyerap 184.600 ton Gabah Kering Panen (GKP) dari petani lokal. Angka ini mendekati target tahunan sebesar 197.000 ton, naik signifikan dibandingkan target tahun sebelumnya yang hanya 145.000 ton.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60