“Kalau berbicara tentang konteks pilkada, kita juga mengalami penurunan angka partisipasi masyarakat di pilkada sebelumnya juga. Di pilkada sebelumnya 63 persen, tetapi kemudian di pilkada terakhir hanya 59,49 persen,” tandasnya.
Dengan adanya sekolah demokrasi ini, dikatakan Esya, diharapkan menghasilkan 70 orang agen demokrasi di Kabupaten Cirebon yang tersebar di sejumlah sekolah. Dan pada akhirnya nanti tingkat partisipasi masyarakat di kabupaten Cirebon pada saat pelaksanaan Pemilu dan Pilkada bisa menikmati.***










