Sementara itu, Kuwu Desa Gebang Ilir, Subandi, mengapresiasi kolaborasi antara MRC Cirebon dan pemerintah desa dalam memberikan edukasi kepada mahasiswa. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat mengingat cukup banyak warga Desa Gebang Ilir yang bekerja sebagai pekerja migran di berbagai negara.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang memahami hak-haknya sebagai pekerja migran sehingga dapat berangkat melalui prosedur yang benar, memperoleh perlindungan hukum, dan terhindar dari berbagai bentuk penipuan maupun eksploitasi.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta bersama-sama memperagakan gerakan tangan menyilang di dada sebagai simbol komitmen menolak kerja paksa, menolak migrasi nonprosedural, serta mendukung terciptanya migrasi yang aman, tertib, dan bermartabat.










