“Tekstur tanah di sini mudah bergerak. Sebaiknya seluruh ruas menggunakan beton agar kualitasnya terjamin dan anggaran yang dikeluarkan tidak sia-sia,” katanya.
Menurut Ando, penggunaan konstruksi beton secara menyeluruh dinilai lebih sesuai dibandingkan penggunaan spesifikasi yang berbeda-beda pada satu ruas jalan. Dengan demikian, umur konstruksi diharapkan lebih panjang serta mampu menahan beban kendaraan yang melintas setiap hari.
Ia menambahkan, ruas jalan tersebut memiliki peranan strategis sebagai jalur utama penghubung aktivitas masyarakat. Selain menjadi akses mobilitas warga, jalan itu juga menjadi lintasan kendaraan operasional menuju sejumlah kawasan industri yang menjadi salah satu penggerak perekonomian di Kabupaten Cirebon.
“Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat dan menjadi akses keluar masuk kendaraan menuju kawasan perusahaan,” ungkapnya.
Ando juga mengungkapkan, sebelum adanya rencana peningkatan jalan, kondisi kerusakan yang cukup parah sering kali menimbulkan persoalan bagi pengguna jalan. Selain meningkatkan risiko kecelakaan, minimnya penerangan di sepanjang ruas tersebut dinilai turut memengaruhi aspek keamanan.










