Karena itu, prajurit diminta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di sekitar wilayah penugasan.
“Sebagai prajurit rakyat, kalian harus selalu berhubungan dengan rakyat. Buat rakyat merasa aman dan nyaman karena pengabdian kalian adalah untuk rakyat,” katanya.
Selain menjalankan tugas pokok sebagai prajurit, Sjafrie meminta personel Yonif TP 337/Sutajaya menghormati kebudayaan masyarakat setempat.
Prajurit juga diingatkan untuk menjaga disiplin, mematuhi pimpinan dan menghindari berbagai bentuk pelanggaran selama menjalankan tugas.
“Tetap semangat dan disiplin. Hormati kebudayaan yang ada di sini, jangan melakukan pelanggaran, serta patuh dan taat kepada pimpinan,” pesannya.
Setelah memberikan pengarahan kepada prajurit, sekitar pukul 13.45 WIB Menhan menerima paparan dari Danyon TP 337/Sutajaya Mayor Inf Dinary Bagus Farera.
Paparan tersebut membahas situasi dan kondisi pembangunan Markas Yonif TP 337/Sutajaya di Desa Tonjong.
Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut hingga sekitar pukul 14.35 WIB. Menhan bersama rombongan meninggalkan markas Yonif TP 337/Sutajaya menuju lapangan helikopter yang berada di Desa Tonjong.










