Ia menilai tema KPM tahun ini, “Transformasi Artificial Intelligence, Ekoteologi, dan Kearifan Budaya Lokal dalam Desa yang Berdampak”, mencerminkan kemampuan kampus membaca tantangan zaman. Menurutnya, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) harus diiringi dengan penguatan karakter, nilai keagamaan, dan pelestarian budaya lokal.
Sukana berharap para mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga mampu membangun kesadaran masyarakat untuk terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi.
“Mahasiswa harus menjadi inspirasi di tengah masyarakat. Mereka hadir membawa ilmu pengetahuan, inovasi, sekaligus semangat pemberdayaan agar desa semakin maju dan mandiri,” katanya.
Sementara itu, Rektor UI Bunga Bangsa Cirebon, Dr. H. Oman Fathurohman, M.A., mengatakan sebanyak 465 mahasiswa akan menjalankan pengabdian selama 40 hari di 33 desa yang tersebar di Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, hingga Kota Malang.










