Selain itu, kata Hadi pada rangkaian Jambore kali ini, khususnya untuk peserta yang berasal dari timur, seperti Surabaya dan lainnya. Akan melakukan napas tilah atau mengunjungi beberapa situasi bersejarah (roliing wali songo) dari mulai situas sunan Ampel di Surabaya dan berakhir di makam sunan gunung jati.
“Roliing Wali songo ini akan dimulai dari Sunan Ampel dan berakhir nanti di Sunan Gunung Jati. Kami juga akan memperkenalkan Cirebon dari kuliner dan lain sebagainya,” tandasnya.
Cirebon dipilih menurut Hadi, karena Cirebon memiliki sejarah, budaya dan seni yang harus kita lestarikan bersama. Untuk itu dirinya mengajak seluruh pecinta motor antik ini untuk hadir pada jambore nanti.
“Jambore ini kan dilaksanakan bergantian, kebetulan untuk jambore tahun ini disepakati untuk dilakukan di Cirebon. Sebagai kota tua Cirebon memiliki budaya yang cukup kental dan perpaduan antara budaya Tionghoa, Arab dan lainnya menjadi satu di Cirebon,” tandasnya.
Hadi juga menambahkan dengan event ini dirinya berharap peserta Jambore nanti bisa menikmati selama berada di Cirebon. Dan Cirebon bisa dikenal lagi oleh peserta Jambore.










