Lahir di Cirebon pada 28 Agustus 1965, KH Adib merupakan putra pertama dari KH Izzuddin bin KH Ahmad Zahid Abdul Jamil dan Nyai Hj Nihayah binti KH Busyrol Karim.
Sejak kecil hingga remaja, beliau menempuh pendidikan dan mengaji di lingkungan Pondok Buntet Pesantren.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah, KH Adib melanjutkan studi ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang.
Selama menempuh pendidikan tinggi, beliau juga memperdalam ilmu agama di Pondok Pesantren Mangkang, Semarang.
Selain mengasuh Pondok Buntet Pesantren, KH Adib dikenal luas melalui kiprahnya di tingkat nasional.
Sosoknya dikenal sebagai ulama yang rendah hati, terbuka, dan dekat dengan berbagai kalangan.
Tidak sedikit tokoh nasional, figur publik, maupun masyarakat umum yang datang bersilaturahmi ke kediamannya untuk berdiskusi maupun meminta nasihat.
Kepergian KH Adib Rofiuddin Izza meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Pondok Buntet Pesantren, warga Nahdlatul Ulama, serta masyarakat luas.










