Effendi juga mengingatkan peserta agar tidak hanya menguasai keterampilan teknis. Disiplin, etos kerja, kemampuan berkomunikasi, serta sikap profesional dinilai menjadi modal penting untuk bertahan dan berkembang di dunia kerja.
“ Keterampilan dapat membuka pintu untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi karakter dan kemauan untuk terus belajar yang akan membantu saudara bertahan dan berkembang,” katanya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, mengatakan program pelatihan sebelumnya telah diikuti 112 peserta pada Batch 2 dan Batch 3.
Pemkot tidak ingin pelatihan berhenti setelah peserta memperoleh sertifikat. Dinas Tenaga Kerja akan melakukan pemantauan untuk melihat perkembangan peserta, termasuk peluang mereka mendapatkan pekerjaan maupun membuka usaha sendiri.
Hasil pelatihan sebelumnya pun mulai terlihat. Sejumlah peserta berhasil memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk membuka usaha, sementara peserta lainnya mendapat kesempatan magang.
“Ini yang ingin terus kami lihat, sehingga pelatihan benar-benar memberikan dampak setelah selesai,” ujar Ma’ruf.










