Bulog Jadi Penyangga Harga Gabah, Posisi Tawar Petani Meningkat Saat Musim Panen

banner 468x60

CIREBON – Kehadiran Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon sebagai penyangga harga gabah mulai dirasakan manfaatnya oleh petani. Kebijakan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram dinilai mampu mengangkat posisi tawar petani sekaligus menahan laju penurunan harga saat musim panen raya.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Imam Mahdi, mengatakan HPP merupakan instrumen pemerintah untuk memastikan petani tidak menjual hasil panennya dengan harga yang merugikan ketika produksi sedang melimpah.

“Melalui HPP, negara hadir memberikan kepastian harga. Bulog menjadi penyangga agar harga gabah tidak jatuh saat panen raya,” kata Imam Mahdi, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, Bulog tidak dibentuk untuk bersaing dengan pedagang maupun tengkulak. Sebaliknya, Bulog berperan sebagai penyeimbang pasar yang akan menyerap gabah ketika harga di tingkat petani berada di bawah HPP.

“Kalau harga pasar sudah lebih tinggi dari HPP, tentu petani bebas memilih pembeli yang memberikan keuntungan terbaik. Namun ketika harga turun, Bulog tetap siap membeli sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60