Mahasiswa KKN Dibekali Edukasi Migrasi Aman, MRC Cirebon dan Pemdes Gebang Ilir Perkuat Pencegahan TPPO

Caption: Mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama MRC Cirebon dan Pemerintah Desa Gebang Ilir memperagakan gerakan tangan menyilang di dada sebagai simbol komitmen menolak TPPO, kerja paksa, dan migrasi nonprosedural.
banner 468x60

CIREBON – Upaya mencegah praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya migrasi yang aman terus dilakukan. Salah satunya melalui Sosialisasi Pra-Pendaftaran Migrasi Aman yang digelar Migrant Resource Center (MRC) Cirebon bersama Pemerintah Desa Gebang Ilir, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, di Balai Desa Gebang Ilir, Selasa (4/8/2026).

Berbeda dengan kegiatan sosialisasi pada umumnya, kali ini mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 86 Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi peserta utama. Mereka dibekali pengetahuan mengenai hak-hak Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), prosedur migrasi yang sesuai ketentuan, hingga cara mengenali berbagai modus eksploitasi dan perdagangan orang yang masih kerap terjadi.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cirebon, Nurahman Nurmandika, mengatakan mahasiswa dipilih sebagai sasaran utama karena dinilai memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat setelah menyelesaikan program KKN.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60