Abrasi Hantam Lahan Garam Melakasari, 1 Hektare Aset Desa Jadi Tumpuan Petani

banner 468x60

CIREBON — Abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir membuat kehidupan petani garam di Desa Melakasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, berada dalam kondisi memprihatinkan. Kamis (13/8/2026).

Puluhan hektare lahan yang sebelumnya menjadi kawasan produksi garam kini telah hilang akibat terus tergerus air laut.

Kondisi tersebut membuat para petani garam kehilangan ruang untuk berproduksi. Padahal, usaha garam selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan penting bagi masyarakat pesisir Desa Melakasari.

Kuwu Melakasari, Sohibi, mengatakan perubahan kondisi pesisir berlangsung cukup drastis. Dari sekitar 50 hektare lahan garam yang sebelumnya dimiliki warga, kini kawasan tersebut sebagian besar sudah tidak dapat dimanfaatkan karena telah terendam dan terkikis air laut.

“Dulu luas lahan garam kami sekitar 50 hektare. Namun karena air laut terus naik dan abrasi semakin parah, lahan tersebut sekarang sudah hilang,” kata Sohibi.

Hilangnya lahan produksi tidak hanya berdampak terhadap aktivitas petani garam, tetapi juga memukul perekonomian keluarga yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor tersebut. Para petani pun harus mencari alternatif lahan untuk kembali menjalankan usaha mereka.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60