SUMBER,- Sebanyak 70 pelajar dan mahasiswa mengikuti kegiatan sekolah demokrasi yang digagas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon. Tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk sosialisasi kepemiluan kepada pemilih pemula dan juga sebagai rangkaian hari demokrasi.
Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, mengatakan ada tiga latar belakang yang mendasari kegiatan sekolah demokrasi ini. Secara normatif, secara empiris dan secara sosiologis.
“Secara normatif, KPU merupakan lembaga penyelenggara pemilu yang kemudian ini adalah tahapan untuk mempersiapkan tahapan pemilu yang akan kita songsong di tahun 2027. Lalu secara empirisnya, kita mendapati data bahwa tingkatan partisipasi masyarakat di Kabupaten Cirebon mengalami data anomali,” ujarnya usai pembukaan sekolah demokrasi yang digelar di Gedung Setda kabupaten Cirebon, Selasa (15/9/2026).
Dikatakan Esya, perbedaan data antara Pemilu dan Pilkada. Di pemilu 81 persen sedangkan pada saat Pilkada hanya 59 persen tingkat partisipasi masyarakat.










