Tiga Tahun Dihantui Banjir, Warga Trusmi Land Klayan 5 Tuntut Rumah dan Jalan Ditanggikan

banner 468x60

CIREBON – Persoalan banjir yang melanda Perumahan Trusmi Land Klayan 5, Kabupaten Cirebon, belum juga menemukan penyelesaian permanen. Selama sekitar tiga tahun, warga mengaku harus berulang kali menghadapi genangan setiap hujan deras turun.

Kondisi tersebut membuat ratusan warga mendatangi DPRD Kabupaten Cirebon, Jumat (18/9/2026). Mereka meminta pengembang, Raja Sukses Propertindo (RSP), tidak hanya melakukan penanganan saat banjir terjadi, tetapi menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.

Dalam audiensi tersebut, warga membawa dua tuntutan utama, yakni peninggian rumah dan peninggian jalan di kawasan perumahan yang terdampak banjir.

Tim Advokasi Warga Trusmi Land Klayan 5, Gusti Rendra Maulana, mengatakan peninggian rumah menjadi kebutuhan paling mendesak karena air disebut kerap masuk hingga ke dalam hunian warga.

Menurutnya, apabila hanya jalan yang ditinggikan sementara posisi rumah tetap rendah, persoalan banjir dinilai belum akan terselesaikan.

“Yang paling utama kita meminta agar rumah dan jalan ditinggikan. Rumah dulu karena itu yang sangat urgen. Ketika musim banjir, air pasti masuk ke dalam rumah,” kata Gusti.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60