“Dari disiplin waktu mengerjakan salat sampai bagaimana tidak menyia-nyiakan waktu untuk beribadah dan berdoa kepada Allah SWT,” ujarnya.
Akbar mengaku perjalanan dari Indonesia menuju Jeddah hingga akhirnya berada di Madinah memberikan banyak cerita yang sulit dilupakan.
“Naik pesawat terasa begitu nikmat, kemudian mengikuti rangkaian ibadah di Masjid Nabawi dan city tour Madinah. Tetapi selama beberapa hari di Madinah, saya lebih banyak fokus ibadah di Masjid Nabawi. Menurut saya, sangat disayangkan kalau kesempatan ini hanya digunakan untuk jalan-jalan,” katanya.
Setelah beristirahat, jamaah melanjutkan rangkaian kegiatan dengan ziarah Raudhah di kompleks Masjid Nabawi.
Ziarah dilakukan secara bergantian antara jamaah perempuan dan laki-laki. Bagi jamaah, Raudhah menjadi salah satu tempat yang paling dinantikan selama berada di Madinah.
Rangkaian perjalanan kemudian dilanjutkan dengan tur lokal di sekitar Masjid Nabawi. Jamaah diajak mengenal sejumlah lokasi yang memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW.










