Setelah proses pemadaman selesai, situasi di lokasi kembali aman dan arus lalu lintas berangsur normal.
Dalam kejadian tersebut terdapat tiga orang penumpang di dalam bus. Seluruh penumpang bersama sopir berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Para penumpang bahkan diperbolehkan melanjutkan perjalanan setelah kondisi dinyatakan aman.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi akibat bus terbakar,” katanya.
Berdasarkan keterangan sementara dari sopir, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian AC atas bus.
Asap pertama kali terlihat keluar dari bagian tersebut sehingga sopir segera menepikan kendaraan ke bahu jalan.
Mengetahui adanya asap, seluruh penumpang dan kru bus langsung turun untuk menyelamatkan diri. Mereka juga sempat mencabut aki kendaraan guna menghindari aliran listrik yang dapat memperbesar kobaran api.
“Menurut keterangan sopir, api diduga berasal dari korsleting AC bagian atas. Saat muncul asap, bus langsung ditepikan dan seluruh penumpang segera turun menyelamatkan diri,” jelas Abdul Majid.










