Workshop berlangsung secara interaktif. Peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai pemanfaatan POC untuk tanaman. Sejumlah peserta juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan pupuk yang diperagakan mahasiswa.
Dukungan dari pihak pertanian desa turut memperkuat pelaksanaan kegiatan tersebut. Pak Lugu menyambut baik inovasi yang diperkenalkan mahasiswa karena POC dinilai dapat menjadi salah satu alternatif dalam memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan desa.
Sementara itu, keterlibatan Pak Rashidin turut mendukung pelaksanaan program yang berfokus pada pemanfaatan potensi pertanian Desa Japura Lor.
POC Dibagikan Gratis dan Dicoba pada Tanaman Padi
Program KPM Japura Lor UIBCC tidak berhenti pada proses pembuatan POC. Produk yang dihasilkan kemudian dikemas ke dalam botol dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Pembagian tersebut dilakukan agar warga dapat mencoba langsung produk hasil workshop dan mengetahui manfaat serta cara penggunaannya pada tanaman.
Menariknya, POC yang telah dibuat juga langsung diaplikasikan pada tanaman padi. Mahasiswa bersama warga melakukan penyemprotan POC ke tanaman sebagai bagian dari demonstrasi penggunaan produk di lapangan.










