Diperlukan sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, hingga pemerintah kecamatan agar penanganan berjalan efektif.
“Kolaborasi menjadi kunci. Semua elemen harus terlibat, karena persoalan sampah ini semakin kompleks,” ujarnya.
Dede menambahkan, pendekatan berbasis desa melalui inovasi pengelolaan sampah perlu segera didorong, termasuk pengembangan sistem pengolahan sampah mandiri guna menekan volume sampah yang berakhir di TPA serta mencegah munculnya titik-titik pembuangan liar.








