Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Cirebon, Reza Fauzi ST, menegaskan pihaknya bergerak cepat agar masyarakat yang terdampak tidak terlalu lama terisolasi.
“Kami akan segera melakukan pembangunan jalan darurat di lahan milik Perhutani. Dalam waktu dekat kami juga segera menurunkan alat berat untuk membuka lahan dan membuat bahu jalan,” ungkapnya.
Jalan darurat tersebut dirancang agar dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga distribusi logistik, kebutuhan darurat, dan akses masyarakat menuju Blok Lojikaum dapat kembali berjalan normal.
BBWS Cimanuk-Cisanggarung juga turut mendukung percepatan penanganan dengan menyiapkan material pasir dan batu untuk pengerasan jalan.
Seperti diketahui, putusnya badan jalan Nagrak-Lojikaum membuat warga Blok Lojikaum sempat terisolasi.
Aktivitas masyarakat terganggu, termasuk anak-anak yang tengah menjalani ujian sekolah dan distribusi logistik yang sempat terhenti total.
Sebelumnya, Pemerintah Desa Karangwuni juga telah mengirimkan surat resmi kepada BBWS Cimanuk-Cisanggarung untuk meminta penanganan jangka panjang, mengingat titik longsor berada tepat di bibir tebing Sungai Cijurai.










