CIREBON – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon memastikan pembangunan jalan darurat di lahan Perhutani segera dilakukan menyusul putusnya jalan Nagrak-Lojikaum di Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, akibat longsor yang dipicu banjir Sungai Cijurai pada Senin malam (18/5/2026).
Pantauan di lokasi longsor, Rabu (20/5/2026), Camat Sedong bersama DPUTR Kabupaten Cirebon, BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Perhutani, Pemerintah Desa Karangwuni, serta tokoh masyarakat menggelar koordinasi langsung di titik longsor jalan penghubung Nagrak-Lojikaum.
Pertemuan yang berlangsung di tepi tebing Sungai Cijurai itu menghasilkan kesepakatan tiga skenario penanganan, yakni solusi jangka pendek, menengah, dan panjang agar akses masyarakat dapat segera dipulihkan.
Camat Sedong, Ahmad Sifa, mengatakan untuk langkah penanganan jangka pendek, DPUTR Kabupaten Cirebon akan segera membuka akses jalan alternatif di lahan milik Perhutani yang berada di sebelah barat titik longsor.
“Untuk solusi jangka pendek Dinas PUTR Kabupaten Cirebon akan segera membuat akses jalan alternatif di lahan milik Perhutani, tepat di sebelah barat titik longsor,” ujarnya saat ditemui di lokasi.










