Empat Jalur Alternatif Disiapkan, Flyover Diusulkan untuk Urai Kemacetan Cirebon Timur

banner 468x60

“Persoalan kemacetan di Cirebon Timur sudah menjadi perhatian bersama. Penanganannya tidak bisa ditunda karena berdampak terhadap aktivitas masyarakat maupun dunia usaha,” ujarnya.

Sebagai upaya mengurangi kepadatan kendaraan di ruas jalan utama, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah mencanangkan pengembangan empat jalur alternatif. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu membagi arus kendaraan sehingga tidak lagi bertumpu pada satu jalur.

Adapun jalur yang menjadi prioritas meliputi peningkatan ruas Leuweung Gajah–Babakan Bojongnegara, peningkatan jalan dari Alun-alun Kecamatan Ciledug menuju Desa Ciledug Lor, serta pembangunan jalan tembus dari Desa Tenjomaya atau kawasan PT Chinli Footwear Manufacturing Indonesia menuju jalur Pabedilan Kidul–Pakusamben yang nantinya terhubung dengan kawasan PT TKG Taekwang Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga mengusulkan pembangunan flyover yang menghubungkan Desa Jatiseeng dengan Desa Ciledug Tengah. Menurut Dara, keberadaan flyover akan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi antrean kendaraan di jalur Pantura Cirebon Timur yang selama ini menjadi titik kemacetan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60