“Sebagai umat Rasulullah SAW dan umat Nabi Ibrahim AS, kita ingin meneladani kisah pengorbanan beliau. Nabi Ibrahim rela mengorbankan putranya Ismail AS demi menjalankan perintah Allah SWT, dan kemudian Allah menggantinya dengan seekor domba. Itu menjadi contoh keikhlasan dan ketaatan yang harus kita teladani,” katanya.
Menurutnya, kegiatan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan sosial antara wakil rakyat dan masyarakat.
Ia menyebut, setiap tahun pihaknya konsisten menyediakan empat hingga lima ekor sapi untuk disembelih dan dibagikan kepada warga sekitar.
“Alhamdulillah setiap tahun kami rutin melaksanakan pemotongan hewan kurban sekitar empat sampai lima ekor sapi. Tahun ini dibagikan kepada masyarakat desa kami, desa tetangga, dan warga di lingkungan sekitar lainnya,” ungkapnya.
H. Satori berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga.










