“Ketika kawasan industri berkembang, infrastruktur pendukung juga harus dipersiapkan,” katanya.
Ia menuturkan, banyak karyawan pabrik bekerja dengan sistem shift sehingga sebagian harus berangkat maupun pulang pada malam hari. Minimnya penerangan membuat pengguna jalan merasa kurang aman dan nyaman, terutama pekerja perempuan yang melintas seorang diri.
“Jalan gelap membuat karyawan, terutama perempuan, merasa khawatir,” ungkapnya.
Selain meningkatkan risiko kecelakaan, kondisi jalan yang sepi dan minim penerangan juga dikhawatirkan membuka peluang terjadinya tindak kejahatan jalanan. Bahkan, menurut Ando, beberapa waktu lalu sempat dilaporkan terjadi aksi pembegalan di akses tersebut.
Karena itu, SPCT berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Perhubungan segera memasang PJU di sepanjang ruas Jalan Kudukeras–Bojong Negara.
Menurutnya, penerangan jalan bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap aktivitas kawasan industri yang terus berkembang di wilayah Cirebon Timur.










