Keluarga Besar SMPN 2 Pangenan Tebar Kepedulian, Bantu Warga Dhuafa di Desa Beringin

banner 468x60

Atap rumah yang bocor dan lantai tanah membuat keluarga itu harus berjuang setiap kali hujan turun. Air kerap masuk ke dalam rumah hingga menyebabkan lantai becek dan sulit ditempati untuk beristirahat.

“Kalau hujan bocor semua. Lantainya jadi becek, kadang susah buat tidur,” ujar Diana dengan nada lirih.

Kondisi ekonomi keluarga tersebut juga serba terbatas. Mulyadi hanya bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Tidak jarang ia pulang tanpa membawa penghasilan karena tidak mendapatkan pekerjaan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Pangenan, Ronanti, S.Pd., mengatakan kegiatan sosial itu merupakan bagian dari pembelajaran karakter bagi siswa agar memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

“Iduladha mengajarkan kita tentang arti pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Kami ingin para siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar memahami kondisi masyarakat dan memiliki rasa kemanusiaan terhadap sesama,” ujarnya.

Menurut Ronanti, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi muda yang memiliki jiwa sosial dan semangat berbagi.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60