Aam Solikha, salah satu koordinator acara tim KPM Bojongkulon, saat ditemui di lokasi pemasangan patok terakhir, menyampaikan aspirasi timnya dengan tegas.
“Tujuan dipasangnya patok gang ini untuk memudahkan mobilisasi masyarakat setempat dan pendatang dalam menemukan alamat dengan lebih mudah. Kami berharap dengan adanya patok ini, para ibu-ibu yang memesan barang daring, anak-anak sekolah yang mendapat tamu, hingga para driver ojek online tidak perlu bingung lagi saat masuk ke gang-gang di Bojongkulon. Ini adalah hadiah kecil dari kami, mahasiswa UIBB, untuk desa yang telah menerima kami dengan hangat selama masa KPM,” ujarnya.
Muhammad Farhan salah satu anggota tim KPM juga menambahkan “Program Patok Gang ini juga bertujuan untuk memberikan informasi dan penanda wilayah yang jelas mengenai nama-nama gang atau blok.”
Kepala Desa Bojongkulon juga menyambut positif inisiatif ini. Dalam kesempatan terpisah, beliau mengapresiasi langkah mahasiswa yang dinilai tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga peka terhadap kebutuhan riil warganya.










