“Kalau hujan turun, panen terpaksa ditunda beberapa hari,” jelas Warnadi.
Penundaan panen bahkan bisa berlangsung hingga lima hari atau satu minggu, tergantung kondisi cuaca dan tingkat penguapan di lahan tambak.
Karena itu, Warnadi berharap dukungan fasilitas penunjang, khususnya bantuan geomembran dengan kualitas yang lebih baik, dapat diberikan kepada petani garam di Pengarengan.
Menurutnya, sarana produksi yang lebih kuat akan membantu petani mengurangi biaya penggantian geomembran sekaligus menjaga keberlangsungan produksi.
“Kalau harga stabil dan produksi maksimal, kesejahteraan petani tentu bisa meningkat,” pungkasnya.










