Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Umum RSUD Waled, Dr. Iskandar, mengatakan bahwa persoalan yang terjadi telah dibahas dalam audiensi bersama keluarga pasien dan warga.
Dari hasil pembahasan tersebut diketahui bahwa inti permasalahan lebih kepada kurang tersampaikannya informasi mengenai jadwal dokter yang sedang cuti.
“Jadwal dokter sebenarnya sudah diinformasikan. Informasinya disampaikan melalui media sosial rumah sakit. Namun tidak semua masyarakat selalu mengikuti atau memperbarui informasi dari media sosial, sehingga ketika datang ke rumah sakit mereka tidak mengetahui bahwa dokter yang dituju sedang cuti,” jelasnya.
Menurut Iskandar, rumah sakit telah berupaya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi masih terdapat kendala dalam proses komunikasi sehingga memunculkan komplain dari pasien.
“Ini lebih kepada miskomunikasi. Ketika pasien datang, informasi sebenarnya sudah kami sampaikan melalui media yang tersedia, tetapi tidak terkomunikasikan dengan baik kepada pasien. Insya Allah ke depan hal-hal seperti ini akan terus kami benahi,” ujarnya.










