“Kadang sudah surut, naik lagi. Akhirnya rumah orang tua saya selama tiga tahun lebih tidak pernah kering,” katanya.
Sementara itu, Kuwu Ambulu, Sunaji, mengaku sangat prihatin mendengar kisah warganya yang harus bertahan hidup di tengah genangan selama bertahun-tahun.
“Kalau saya mendengar cerita warga yang kebanjiran, apalagi setiap hari selama tiga tahun lebih rumahnya terendam, sangat sedih,” ujar Sunaji.
Ia menjelaskan, Desa Ambulu memiliki jumlah penduduk sekitar 8.500 jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen warga terdampak banjir rob. Tercatat terdapat sekitar 1.850 rumah dan ribuan kepala keluarga yang hidup dalam ancaman air pasang.
Sebelumnya diberitakan, Ancaman banjir rob yang terus menghantui kawasan pesisir Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, semakin memprihatinkan.
Air laut pasang yang hampir setiap hari merendam permukiman warga tak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan dan ekonomi, tetapi juga mulai menggerus kondisi psikologis masyarakat. Senin (25/5/2026).










