CIREBON – Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) liar di sepanjang Jalan Gebang–Waled, tepatnya di depan PG Tersana Baru, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, dikeluhkan warga.
Selain dinilai mengganggu ketertiban umum, keberadaan lapak-lapak yang semakin menjamur tersebut juga dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Warga menilai kondisi di lokasi tersebut semakin semrawut karena lapak yang awalnya hanya berjumlah beberapa unit kini berkembang menjadi bangunan semi permanen yang memenuhi bahu jalan.
Akibatnya, ruang lalu lintas menjadi semakin sempit dan rawan menimbulkan kemacetan.
Salah seorang warga Babakan, Heri Mulyana, mengatakan bahwa aktivitas perdagangan di kawasan tersebut semakin tidak terkendali karena tidak diiringi dengan penataan yang memadai dari pemerintah.
“Kondisinya sekarang semakin semrawut. Kendaraan pembeli banyak yang parkir di jalan sehingga mengganggu pengguna jalan, terutama saat jam sibuk,” ujar Heri, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, kendaraan para pembeli yang parkir di badan jalan kerap menjadi penyebab tersendatnya arus lalu lintas di jalur yang merupakan akses penghubung antarkecamatan tersebut.










