“Banyak yang datang untuk belajar. Saya senang jika pengalaman ini bisa bermanfaat bagi daerah lain,” tuturnya.
Di balik kesuksesan tersebut, Algha mengaku sempat menerima berbagai tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi di sektor pertanian. Namun seluruh tawaran itu ditolaknya karena memilih tetap mengabdikan diri membangun BUMDes Ciawijapura.
“Saat itu saya memilih tetap bersama BUMDes karena merasa masih memiliki tanggung jawab untuk membesarkannya,” katanya.
Kini, setelah merasa tugasnya telah selesai, Algha memutuskan menerima tawaran bekerja dari sebuah perusahaan otomotif luar negeri. Keputusan itu dinilainya sejalan dengan latar belakang pendidikan dan keahlian yang selama ini dimilikinya sebagai mekanik otomotif.
“Saya ingin kembali menekuni bidang yang memang menjadi keahlian utama saya,” ujarnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Ciawijapura, Ade Sri Sumartini, menjelaskan bahwa pengunduran diri Algha telah dibahas dan disetujui dalam Musyawarah Desa sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia memastikan seluruh proses administrasi telah dipenuhi, termasuk laporan pertanggungjawaban yang telah disampaikan dan dilaporkan kepada Inspektorat.










