Karena itu, Bupati Lucky Hakim berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Ia juga meminta peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya dalam meningkatkan kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga membangun kedisiplinan, menjaga sikap, serta mempersiapkan ketahanan fisik dan etos kerja.
“Terus belajar, tingkatkan kemampuan, dan jaga kedisiplinan serta etos kerja,” pesannya.
Bupati Lucky Hakim menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui berbagai pelatihan. Selain itu, juga melakukan kerja sama serta memperluas akses terhadap informasi dan kesempatan mengikuti program ketenagakerjaan, baik di dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, Ketua Umum DPP ALPA Indonesia Rawin menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan pembekalan bagi peserta sebelum mengikuti seleksi program pemagangan yang akan dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi.
Sebelum sampai pada tahap pelatihan, jelasnya, para peserta telah melewati proses seleksi secara bertahap, mulai dari tes matematika dasar, psikologi, kesamaptaan tubuh, hingga wawancara.










