Menurutnya, perbedaan latar belakang justru menjadi pengalaman tersendiri selama mengikuti kegiatan.
“Yang menarik adalah kami datang dari tempat yang berbeda, tetapi ketika berada di lapangan kami belajar dan bekerja sebagai satu tim. Saya berharap pengalaman ini bisa saya bawa pulang dan menjadi sesuatu yang bermanfaat,” tambahnya.
Dari sisi penyelenggara, Salman selaku ketua Pelaksana perwakilan dari UKM Mapalangit Biru, melihat kehadiran peserta dari berbagai daerah hingga Singapura sebagai bagian penting dari proses pembelajaran.
“Ketika peserta datang dari berbagai daerah, mereka tidak hanya membawa diri untuk belajar, tetapi juga membawa pengalaman dari organisasi dan daerah masing-masing. Di sinilah terjadi pertukaran pengetahuan. Peserta bisa belajar dari instruktur, tetapi juga bisa belajar satu sama lain,” ungkap Salman
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti ketika peserta meninggalkan Batulawang.
“Harapannya, apa yang mereka dapatkan selama tiga hari ini bisa dikembangkan kembali di organisasi dan daerah masing-masing. Karena kemampuan dalam vertical rescue harus terus dilatih dan dikembangkan,” tambahnya.










