Dari Berbagai Penjuru hingga Singapura, UKM Mapalangit Biru Mengumpulkan para pecinta alam di Sekolah Vertical Rescue Angkatan 298

banner 468x60

Sementara itu, Tedi Ixdiana, selaku Komandan Vertical Rescue Indonesia, menekankan bahwa pengalaman peserta selama pelatihan merupakan bagian dari proses panjang dalam membangun kompetensi vertical rescue.

“Peserta harus memahami bahwa vertical rescue bukan hanya tentang keberanian berada di ketinggian. Ada teknik dan prosedur yang harus dipahami dengan benar, ada komunikasi, ada kerja tim, dan yang paling penting adalah keselamatan,” jelas Tedi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurutnya, medan pelatihan memberikan kesempatan bagi peserta untuk menguji pengetahuan yang telah dipelajari.

“Apa yang dilakukan di lapangan harus menjadi pengalaman untuk terus belajar. Setelah mengikuti sekolah ini, peserta diharapkan tidak berhenti, tetapi terus berlatih dan mengembangkan kemampuan di tempat masing-masing,” tutur Tedi.

Sementara itu, Suherman, selaku pengelola wisata Batulawang, mengaku senang kawasan yang dikelolanya dapat menjadi tempat belajar bagi para peserta dari berbagai daerah.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Batulawang bukan hanya tempat untuk menikmati alam, tetapi juga bisa menjadi tempat untuk belajar. Kehadiran peserta dari berbagai daerah bahkan dari Singapura tentu menjadi hal yang positif bagi Batulawang,” ujar Suherman.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60