Gus Habib: Bangkit, Pelajar Cirebon Warisi Api Sumpah Pemuda, Bukan abunya

banner 468x60

Gus Habib juga mengatakan, pamer fasilitas, minim esensi mengingkari semangat perjuangan nyata. Para pahlawan muda tahun 1928 berjuang dengan keringat, darah, dan strategi nyata di lapangan, bukan sekadar retorika di atas kertas atau pamer simbol.

“Realitas di Lapangan, Di banyak sekolah hari ini, investasi digital sering kali berhenti pada pengadaan fisik semata, proyektor di setiap kelas, komputer lab yang dikunci rapat agar tidak rusak, atau sekadar absensi online demi laporan birokrasi. Internet terpasang kencang, tetapi hanya dipakai untuk streaming video hiburan saat jam kosong.

“Pelajar jarang sekali diajak memecahkan masalah nyata di lingkungan sekitar menggunakan teknologi. Teguran Keras, Teknologi tercanggih di ruang kelas akan menjadi percuma jika mental belajar kita masih mental “menunggu disuap”,” katanya.

Jangan bangga sekolahnya punya fasilitas digital canggih , dikatakan Gus Habib jika kepala dan kreativitas siswanya masih terjajah oleh kemalasan berpikir. Semangat Sumpah Pemuda menuntut aksi nyata, bukan sekadar pamer fasilitas.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60