“Saya juga terbantu dan diapresiasi pemerintah desa. Setiap ada bazar desa bahkan kabupaten, kami bisa ikut. Kalau ada pertemuan PKK juga kami dilibatkan,” katanya.
Pendampingan mahasiswa mencakup pembuatan logo, stiker kemasan, banner, akun media sosial, QRIS, konten foto dan video, hingga pencantuman lokasi usaha melalui Google Maps.
Dam Roti Didorong Jadi Kawasan yang Lebih Peduli Sampah
Program KKN Kelompok 13 juga menyentuh persoalan lingkungan melalui Aksi Bersih Desa: Pembuatan Tong Sampah Edukatif dan Pemilahan Limbah di kawasan Dam Roti.
Kawasan tersebut dinilai menjadi salah satu ruang publik yang semakin ramai dikunjungi masyarakat. Namun, kondisi tersebut juga membutuhkan dukungan sarana pengelolaan sampah yang lebih baik.
Mahasiswa kemudian membuat tiga tong sampah berdasarkan kategori organik, anorganik dan B3. Masing-masing dilengkapi label serta contoh sampah untuk membantu masyarakat memahami jenis sampah yang harus dibuang.
Selain tong sampah, mahasiswa membuat papan edukasi permanen yang memberikan informasi mengenai jenis sampah, contoh sampah serta waktu yang dibutuhkan untuk terurai.










