Terpisah, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Agus Kuncoro, menjelaskan pihaknya telah mengusulkan program penanganan permanen Sungai Cimanis melalui skema pinjaman luar negeri bertajuk Flood Management in Selected Area for Support Food Security.
“Penanganan permanen sedang kami usulkan melalui program tersebut untuk mendukung ketahanan pangan,” kata Agus.
Menurutnya, apabila usulan tersebut mendapat persetujuan, pembangunan permanen di Sungai Cimanis diperkirakan dapat mulai direalisasikan pada tahun 2027 hingga 2028.
“Mudah-mudahan program ini bisa segera berjalan sehingga penanganan permanen dapat dilaksanakan sesuai rencana,” pungkasnya.










