Menurutnya, forum seperti ini perlu lebih sering diselenggarakan karena memiliki nilai edukatif yang tinggi, khususnya bagi generasi muda yang akan menjadi pelaku pembangunan di masa mendatang.
“Saya mengapresiasi teman-teman SMSI yang telah menyelenggarakan dialog publik ini. Dengan menghadirkan narasumber dari OJK, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah, kegiatan ini menjadi ruang edukasi yang sangat baik bagi masyarakat, khususnya mahasiswa,” kata Iing.
Ia menilai materi yang disampaikan, terutama mengenai literasi keuangan, sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, akses terhadap layanan keuangan, hingga pengembangan usaha menjadi bekal penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri secara ekonomi.
“Tadi juga ada materi tentang literasi keuangan. Ini penting agar masyarakat semakin sadar dan semakin melek terhadap pengelolaan keuangan. Saya melihat para mahasiswa juga sangat interaktif dengan banyak pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber,” ungkapnya.










