Nasabah Mengaku Motor Diambil Tanpa Kejelasan, Koperasi Karya Santosa Bersama Cabang Karangsembung Disorot

banner 468x60

Tidak hanya itu, Naela juga mengaku sempat diarahkan menjalani proses yang disebut sebagai take over pembiayaan di salah satu kantor cabang koperasi lainnya. Ia telah menyerahkan berbagai dokumen yang diminta, namun setelah proses tersebut justru motor yang digunakannya dirampas.

“Saya diminta foto dan melengkapi data. Katanya agar bisa dilanjutkan pembayarannya bulan depan. Tapi setelah itu motor malah diambil dan saya tidak tahu keberadaannya,” tuturnya.

Naela bahkan mengaku kesulitan memperoleh informasi dari pihak koperasi. Salah satu nomor petugas yang sebelumnya aktif berkomunikasi dengannya disebut tiba-tiba tidak dapat dihubungi.

“Saya datang ke kantor, katanya motor sedang dibawa keluar dan nanti dikabari. Tapi malamnya nomor saya diblokir. Ketika tanya ke petugas lain, jawabannya berbeda-beda dan saling lempar tanggung jawab,” katanya.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai mekanisme penagihan dan penarikan kendaraan yang dilakukan koperasi. Pasalnya, hingga kini nasabah mengaku belum pernah menerima penjelasan resmi mengenai dasar hukum penarikan, lokasi penyimpanan kendaraan, maupun rincian kewajiban yang harus dipenuhi secara tertulis dan transparan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60