Pasca Kajian APBDes, Warga Mengaku Diintimidasi, Tapi Bakal Tetap Gelar Audiensi Untuk Desak Transparansi

banner 468x60

Menurutnya, terdapat delapan poin temuan yang akan dibahas secara bertahap dalam forum audiensi mendatang.

Fokus awal setelah kajian, kata dia, akan diarahkan pada penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang tercatat sebesar Rp262.833.000. Setelah itu, akan berlanjut ke temuan kejanggalan lain.

Rizki menilai anggaran BUMDes tersebut perlu mendapat penjelasan lebih rinci karena berdasarkan hasil kajian yang dilakukan, terdapat sejumlah informasi yang dianggap janggal.

“Kami akan fokus terlebih dahulu pada anggaran BUMDes yang nilainya cukup besar. Dari informasi yang kami peroleh, pengelolaan BUMDes diduga hanya melibatkan orang-orang tertentu dan tidak terbuka kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengaku memperoleh informasi bahwa kegiatan usaha BUMDes hanya berupa budidaya semangka di lahan sekitar setengah hektare dengan modal sekitar Rp70 juta.

“Kalau informasi itu benar, tentu perlu dijelaskan ke masyarakat. Sebab nilai penyertaan modal BUMDes mencapai Rp262 juta lebih, sementara kegiatan usaha yang diketahui warga nilainya jauh di bawah itu. Dari anggaran Rp70 juta saja sudah janggal, ditambah lagi, sisa anggarannya tidak jelas ke mana,” ujarnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60