“Kalau di desanya maju, tentunya ini membantu pemerintahan daerah dan pemerintahan yang lebih tingginya,” kata Jigus.
Jigus juga menyampaikan pesan agar para Kuwu tetap semangat menjalankan roda pemerintahan sesuai regulasi yang berlaku dengan mengedepankan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi tantangan keterbatasan alokasi dana desa yang terbilang minim saat ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan tidak tinggal diam. Pemkab Cirebon terus melakukan koordinasi secara intensif dengan pemerintah tingkat atas, baik Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat.
Langkah ini diambil agar skema anggaran dan alokasi dana transfer desa dapat kembali dipulihkan seperti sediakala demi menopang percepatan pembangunan infrastruktur serta menggerakkan program pemberdayaan ekonomi warga.
” Kami dengan Pak Kadis selalu berkoordinasi dengan pemerintahan yang di atasnya, yaitu pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, supaya nanti harapannya dana desa ini tentunya bisa dikembalikan lagi seperti sediakala, supaya bisa membangun infrastruktur” kata Jigus.










