KONI Kabupaten Cirebon berencana menyusun database atlet yang dapat menjadi acuan pengembangan prestasi olahraga secara berkelanjutan.
“Dengan data yang lengkap, pembinaan atlet akan lebih terarah. Kami ingin setiap atlet mendapatkan program latihan sesuai kebutuhan dan karakter fisiknya masing-masing,” katanya.
Langkah tersebut sekaligus menandai perubahan pola pembinaan olahraga di Kabupaten Cirebon yang kini mulai meninggalkan metode konvensional dan beralih menuju pendekatan ilmiah berbasis sport science.
Melalui pemeriksaan kesehatan dan pengukuran parameter fisik tersebut, KONI Kabupaten Cirebon berharap seluruh atlet yang dipersiapkan menuju PORPROV Jawa Barat 2026 dapat memiliki kondisi kesehatan prima serta performa fisik optimal sehingga mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat.
Dengan dimulainya tahapan tes kesehatan dan pengukuran fisik ini, persiapan kontingen Kabupaten Cirebon menuju PORPROV Jabar 2026 resmi memasuki fase yang lebih serius.
Kabupaten Cirebon kini mulai menata kekuatan demi memburu prestasi dan membawa pulang medali dari ajang olahraga paling bergengsi di Jawa Barat.





