CIREBON – Kesemrawutan lalu lintas terjadi di wilayah Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menyusul berlangsungnya sejumlah aktivitas pembangunan yang berbarengan dengan tingginya mobilitas kendaraan, Kamis (16/4/2026).
Kombinasi antara proyek infrastruktur, perlintasan kereta api jalur ganda (double track), serta kepadatan di kawasan pusat perbelanjaan menjadi pemicu utama kemacetan.
Sejumlah proyek pembangunan gorong-gorong yang berada di jalur strategis dilaporkan berlangsung hampir bersamaan.
Di antaranya proyek di ruas Jalan Kanci–Sindanglaut yang berada di wilayah Cipeujeuh serta proyek serupa di Jalan Lemahabang pada jalur Sindanglaut–Pabuaran. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Para pengguna jalan mengaku harus menghadapi kemacetan panjang hampir setiap hari.
Minimnya petugas pengatur lalu lintas di lokasi proyek turut memperparah keadaan, sehingga kendaraan kerap saling berebut jalur tanpa koordinasi yang jelas.
Tokoh masyarakat sekaligus aktivis setempat, Dedi Gunawan, menilai bahwa pelaksanaan proyek seharusnya disertai dengan manajemen lalu lintas yang matang.








