Hadapi Kemarau Panjang, Petani Desa Sinarrancang Beralih Tanam Palawija

Caption : Petani menyiram tanaman menggunakan air dari sumur bor. Selasa (21/7/2026).
banner 468x60

CIREBON – Musim kemarau yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir mendorong para petani di Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengubah pola tanam dari padi menjadi berbagai jenis tanaman palawija. Langkah ini dilakukan agar lahan pertanian tetap produktif meski pasokan air semakin terbatas. Selasa (21/7/2026).

Kondisi lahan pertanian di kawasan perbukitan Desa Sinarrancang pada Selasa (21/7/2026) tampak kering dan tandus. Sawah yang sebelumnya ditanami padi kini mengering akibat tidak turunnya hujan dalam dua bulan terakhir. Situasi tersebut memaksa para petani mencari cara agar tetap dapat bercocok tanam dan memperoleh hasil panen.

Sebagai solusi, para petani mulai menanam berbagai jenis palawija, seperti cabai, terong, labu, dan mentimun. Tanaman-tanaman tersebut dinilai lebih tahan terhadap cuaca panas serta tidak membutuhkan air sebanyak tanaman padi.

Sejak sekitar satu bulan terakhir, sebagian besar pemilik lahan mulai mengganti komoditas tanamannya. Selain lebih kuat menghadapi musim kemarau, palawija juga dinilai memiliki nilai ekonomi yang cukup baik sehingga mampu menjadi sumber pendapatan petani di tengah kondisi cuaca ekstrem.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60