Mahasiswa yang masuk melalui jalur prestasi, bahkan ada mahasiswa difabel, juga mengeluhkan biaya kos, biaya hidup serta biaya uang kuliah yang cukup mahal di Jatinangor.
Gina, salah seorang mahasiswi penyandang disabilitas netra bersyukur dapat kuliah gratis di Unpad. Ia berharap gubernur lebih memperhatikan nasib disabilitas untuk bisa mencicipi sekolah bahkan hingga kuliah.
KDM pun memberikan nasihat agar tidak putus asa bahkan sampai putus kuliah karena biaya yang mahal. Selama memiliki tekad kuat untuk lulus, maka kendala biaya pasti akan dapat diatasi.
KDM pun memberikan bantuan langsung kepada mahasiswa dan mahasiswi, seperti uang kos untuk 2 tahun hingga biaya kuliah gratis selama 5 semester. Ia juga memberikan modal usaha Rp5 juta bagi mahasiswa yang berencana membuka usaha kecil-kecilan untuk menutup biaya hidup selama kuliah.
Ia meminta agar mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi tidak berkecil hati dan sedih. Sebab masuk kuliah bisa membuka jalan bagi kehidupan yang lebih baik dimasa depan. Ia menegaskan tidak boleh ada orang yang gagal kuliah hanya karena faktor biaya.










