“Komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat harus diwujudkan secara nyata sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah,” kata Anton.
Sementara itu, Ketua BPD Kubangdeleg, Asep, menyampaikan bahwa masyarakat berharap proses modernisasi pengelolaan sampah dapat segera direalisasikan karena persoalan yang dirasakan telah berlangsung cukup lama.
Ia menyebut warga masih menghadapi persoalan bau sampah serta kekhawatiran terhadap dampak lingkungan yang berpotensi memengaruhi kualitas air di kawasan sekitar.
“Harapan masyarakat sederhana, yakni percepatan pengelolaan sampah modern agar persoalan yang selama ini dirasakan dapat segera teratasi,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan perwakilan unsur pemuda sekaligus BUMDes Kubangdeleg, Ega Adriansyah. Menurutnya, pengelolaan sampah modern tidak hanya dipandang sebagai solusi lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang penguatan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMDes, dan kelompok pemuda menjadi faktor penting agar sistem yang dibangun dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi warga.










