Arif berharap, rencana pembentukan kelas inklusi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayahnya.
“Harapan kami, tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena memiliki hambatan tertentu. Pendidikan harus menjadi ruang bagi semua anak untuk tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.










