Keterbatasan Bukan Penghalang, KDD Lemahabang Bangun Kafe Inklusif untuk Wujudkan Kemandirian Difabel

Pengurus KDD Lemahabang, berdialog dengan jurnalis lokal Cirebon mengenai upaya mendorong pelayanan publik yang inklusif serta pengembangan kafe inklusif sebagai wadah pemberdayaan dan kemandirian penyandang disabilitas.
banner 468x60

CIREBON – Semangat untuk mandiri dan berdaya terus ditunjukkan Kelompok Difabel Desa (KDD) di wilayah Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Melalui wadah Forum Komunikasi Difabel Cirebon, para penyandang disabilitas tidak hanya memperjuangkan hak-hak mereka dalam pelayanan publik, tetapi juga membangun berbagai program pemberdayaan yang bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi.

Salah satu langkah yang kini tengah diwujudkan adalah pembangunan kafe inklusif, sebuah ruang usaha yang nantinya akan dikelola langsung oleh para penyandang disabilitas.

Kafe tersebut diharapkan menjadi tempat bagi anggota difabel untuk mengembangkan kemampuan, menunjukkan kreativitas, sekaligus memperoleh penghasilan secara mandiri.

Pengurus KDD wilayah Lemahabang, Dadi Saprudin, mengatakan keberadaan kafe inklusif menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang sama untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Jadi di sini nanti ada kafe inklusif yang dikelola oleh teman-teman difabel. Harapannya mereka memiliki kemandirian, kepercayaan diri, dan tentunya penghasilan sendiri,” ujar Dadi saat ditemui di Sekretariat KDD di lingkungan Kantor Kecamatan Lemahabang, Senin (8/6/2026).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60